Baik-baik saja

Melakukan versi terbaik dari versi diri sendiri

Tapi kapan diri ini puas akan versi-nya? 

Bukannya alur dunia berjalan begitu kejam 

Proses pendewasaan yang berat

Rasanya tidak ingin menerima kenyataan 

Pendewasaan tidak mengenal umur dan waktu


Satu anak mengalami di usia belia,

Satu di usia empat puluhan-nya.


Satu mengalami kerasnya dunia sejak kecil,

Sejak belia.

Sejak waktu disaat yang lain tertawa, ia harus mulai mnegerti cara dunia ini bekerja.


Momen momen yang dilewati anak seumurnya

Tidak berhasil dimiliki

Bahkan tidak berkesempatan 


Seakan tiada ruang 

Beranjak dua puluhan, 

Hidup tak semakin mudah


Semakin sadar, yang ia lalui ternyata selama ini sulit

Selama ini begitu berat

Selama ini tidak sadar ia begitu lelah 


Tapi lelah seakan tidak punya ruang

Tidak punya dimensinya

Tidak berkesemptan untuk merasakan pilu


Ketidakadilan dunia jadi santapan hari-harinya 


Perlombaan tiada akhir 

Perlombaan hening dalam hati jam empat pagi 


Tangisan dan isak seakan tiada habis

Selalu sama

Selalu sulit

Selalu perih 

Tapi esok fajar datang, harus kembali menyongsong hari seakan baik2 saja 


Sebenarnya kapan baik2 saja itu datang? 


Kapan baik2 saja datang untuk waktu yang lama

Bagi hati yang terluka sejak lama.



- bernyawa dalam nadi 

   5 april 2022

   


Comments